Survei Indo Barometer, Rindu dan 2DM Bersaing Ketat di Pilkada Jabar

0
21
Bakal calon gubernur Jawa Barat, yakni (ki-ka) Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Sudrajat, dan Tb Hasanuddin.(ANTARA FOTO)

BANDUNG, KOMPAS.com – Indo Barometer merilis hasil survei popularitas dan elektabilitas empat pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur kontestan Pilkada Jawa Barat 2018, Selasa (13/2/2018).

Survei menggunakan metode multistage random sampling yang dilaksanakan 20-23 Januari 2018 dengan jumlah responden sebanyak 800 orang tersebar di 27 kabupaten kota di Jawa Barat. Margin of error plus minus 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Dari empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur kita ingin melihat dari sisi bagaimana perkembangan popularitasnya terhadap calon tersebut masing-masing dan bagaimana juga perkembangan elektabilitas saat ini,” kata Peneliti Indo Barometer Asep Saepudin di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Selasa.

Hasil survei menunjukkan, elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum ( Rindu) berada di posisi tertinggi dengan perolehan 44,8 persen. Posisi kedua ditempati pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) dengan 27,9 persen.

Pasangan TB Hasanudin- Anton Charliyan (Hasanah) dengan 1,0 persen dan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu berada di posisi buncit dengan perolehan 0,9 persen.

“Terhadap elektabilitas posisi saat ini memang berada di persaingan kuat antara pasangan Rindu dan 2DM. Yang paling tinggi memang 44,8 persen ada di pasangan Rindu,” ungkapnya.

Meski demikian, untuk tingkat popularitas dan kesukaan secara individu calon gubernur, nama Deddy Mizwar masih menempati posisi tertinggi dengan 97,1 persen diikuti Ridwan Kamil dengan 88,8 persen, Sudrajat dengan 11,1 persen, dan TB Hasanudin 10, 6 persen.

Untuk tingkat popularitas dan kesukaan calon wakil gubernur Dedi Mulyadi menempati posisi teratas dengan 67 persen diikuti Uu Ruzhanul Ulum 43, 9 persen, Ahmad Syaikhu 18,6 persen dan Anton Charliyan 15,6 persen.

Asep menambahkan, elektabilitas pasangan Rindu dan 2DM jauh di atas pasangan Hasanah dan Asyik. Hal ini disebabkan karena kedua pasangan tersebut kurang dikenal dan tingkat kesukaan masyarakatnya juga rendah.

“Jadi bisa saya katakan bahwa pasangan Rindu untuk saat ini unggul mutlak. Kalau saja Pilkada di Jawa Barat dilakukan hari ini saya bisa simpulkan pasangan Rindu ini akan menang,” tandasnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here