Jika Urusan Uang Subsidi Belum Usai, Jadwal Liga 1 Bisa Tertunda Lagi

0
19
Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, saat memberikan sambutan dalam Kongres Tahunan PSSI Jawa Timur yang berlangsung selama dua hari, 25-26 Oktober 2017, di Hotel Agro Kusuma Batu, Jawa Timur, Rabu (25/10/2017).(BOLASPORT.COM/SUCI RAHAYU)

KOMPAS.com – Jadwal pertandingan kompetisi kasta tertinggi di persepakbolaan Indonesia, Liga 1 2018, terancam akan diundur kembali.

Apabila benar, itu bisa menjadi pengunduran untuk kali ketiga.

Sebelumnya, kick-off Liga 1 2018 akan digelar pada 24 Februari, tetapi ditunda menjadi 3 Maret.

Pengunduran itu kembali terjadi dan dikabarkan laga pembuka Liga 1 akan bergulir pada 10 Maret 2018.

Memang masih ada waktu untuk mempersiapkan waktu kick-off yang akan digelar pada 10 Maret mendatang.

Akan tetapi, kabarnya kick-off Liga 1 2018 tidak jadi digelar pada 10 Maret mendatang.

Hal itu disebabkan adanya klub-klub peserta Liga 1 2018 yang belum menerima uang subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi musim 2017.

Banyak klub yang mengancam tidak ingin berkompetisi sampai utang-utang tersebut dilunasi.

“Tadi kami sudah menyampaikan kepada Pak Menpora Imam Nahrawi bahwa PSSI akan meminta PT LIB menyelesaikannya sebelum kick-offLiga 1 digelar pada 10 Maret mendatang,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, selepas menggelar rapat dengan Menpora di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2018).

“Ya, tidak akan kick-off,” jawab Joko ketika ditanya awak media bila utang-utang PT LIB belum diselesaikan.

Joko menambahkan, pihaknya masih berusaha agar kick-off Liga 1 2018 tetap digelar pada 10 Maret.

Sebab, pada 2018 ini, banyak sekali event yang akan digelar di Indonesia selain Liga 1, yakni Asian Games dan Piala AFF.

Ending-nya kompetisi Liga 1 yang direncanakan harus selesai pada Oktober atau November dan kami perlu bertemu dengan klub karena seperti diketahui pada 8 November Piala AFF sudah dimulai. Prinsipnya kick-off segera diputuskan,” kata Joko.

Saat Asian Games 2018 pada Agustus mendatang, Joko mengatakan bahwa kompetisi Liga 1 diliburkan.

Hal itu disebabkan agar semua fokus pada multievent terbesar se-Asia tersebut.

“Ya, harus libur. Ini kan pekerjaan besar empat tahunan di Asia dan belum tentu siklusnya 20 atau 30 tahun untuk Indonesia,” kata pria yang saat ini juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) PSSI menggantikan Edy Rahmayadi itu. (Segaf Abdullah)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here