Film Guru Ngaji, Ajarkan Makna Kejujuran dan Toleransi

0
73
Film Guru Ngaji (Instagram/gurungajimovie)

Liputan6.com, Jakarta Film religi keluarga terbaru produksi Chanex Ridhall Pictures yang berjudul Guru Ngaji akan segera tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Maret 2018 mendatang.

Film Guru Ngaji ini diperankan oleh Donny Damara, Ence Bagus, dan Dodit Mulyanto. Film ini bercerita tentang seorang guru ngaji bernama Mukri (Donny Damara) yang berusaha menutupi kesulitan ekonomi keluarganya sehari-hari.

Profesinya sebagai guru ngaji masih sulit untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Pasalnya, sebagai guru ngaji ia hanya dibayar secara seikhlasnya oleh warga kampung Tempuran.

Karena bayarannya sebagai guru ngaji tak bisa memenuhi kebutuhan keluarganya ia pun mampunyai pekerjaan sampingan, yakni sebagai badut di pasar malam. Hanya saja, pekerjaan sampingannya ini ia sembunyikan dari keluarga ataupun tetangganya.

Film Guru Ngaji (Instagram/gurungajimovie)

Menurut Donny Damara, film Guru Ngaji ini bukan hanya tersegmentasi untuk penonton muslim saja. “Film ini semata-mata bukan tersegmentasi untuk agama, ini tentang drama keluarga dan bagaimana menyikapi hidup dengan ikhlas,” ujar Donny Damara.

Rosa Rai Djalal, produser Guru Ngaji, menyebut bahwa film ini juga menceritakan bagaimana perjuangan seorang ayah untuk menghidupi keluarganya.

“Jadi dia mau melakukan apa pun yang penting halal. Apakah dia harus sebagai badut walaupun itu harus dia sembunyikan karena takut ditertawakan. Yang penting dia melakukan itu secara halal,” ujarnya.

Rosa Rai Djalal juga menambahkan bahwa film Guru Ngaji ini mengajarkan para penontonnya mengenai kejujuran, keikhlasan, persahabatan, dan juga toleransi.

Rosa menambahkan, bahwa topik perjuangan secara ikhlas para guru ngaji di tengah ekonomi yang terjepit, sebenarnya merupakan realita yang dihadapi banyak pendidik di bidang agama ini.  Tak hanya di pelosok, Rosa menyebut hal ini juga dihadapi oleh banyak guru ngaji di Jakarta.

“Karena itu, film ini didedikasikan untuk seluruh guru ngaji di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, dalam memerankan sosok seorang guru ngaji, Donny Damara sendiri mengakui menemui kesulitannya. “Kesulitannya sih ada di diri saya sendiri,” ujarnya.

Donny mengakui kesulitan yang ia hadapi hanya pada saat ia melafalkan ayat-ayat Alquran. Ia takut jika salah melafalkan ayat-ayat Alquran saat beradegan mengaji.

“Saya takut salah melafalkan ayat-ayat Alquran, takut salah tajwid dan qalqalahnya” jelasnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here